Apa cita-citaku ?

Kalau ditanya tentang cita-cita aku tidak bisa berbicara banyak.
Bukan berarti aku tidak punya cita-cita Tetapi Setiap ditanya cita-citaku apa aku sekarang hanya bisa menjawab aku tak tau.

Dulu saat umurku 5th mungkin aku sudah punya cita-cita pada sampai di saat umurku 17th cita-citaku ? Usai.

Waktu kecil cita-citaku sering berubah2, dari ingin jadi pengacara, jadi pramugari, artis dan macem2lah pokonya tapi saat aku duduk di bangku smp aku memilih cita-citaku ingin menjadi Psikolog 🙂

Kenapa aku ingin menjadi psikolog sebenarnya simple karna aku ingin membatu meringankan beban orang lain karna menyimpan beban sendirian itu sangat melelahkan buat aku (beban yang aku maksud itu adalah beban psikis yah), aku sangat tau itu karna aku seperti itu.

Kalau sekarang aku ditanya kenapa aku tidak meneruskan pendidikanku untuk meraih cita-citaku ini ?
Jawabannya adalah aku tidak mau menambah beban Mama lagi, aku bukan terlahir dari keluarga yang kaya, Kuliah butuh banyak dana dan aku hanya punya mama, tidak mungkin aku menambah beban hidupnya terus.
Kenapa aku tidak kuliah sembari kerja ?
Aku sekarang berkerja di pabrik bukan di kantor untuk kerja sembari kuliah itu jujur aku tidak bisa.

Apa aku pernah bilang ke mama kalau aku ingin kuliah? Tentu saja TIDAK.
Aku tidak bisa bilang karna aku tau jawabannya dan aku tau sifatku seperti apa. Kalau aku sudah bilang “Ingin” ke mama itu berarti “harus” dan aku lebih memilih tidak mengucapkannya.

Mau buat pengakuan !

Aku berbohong pada 2 orang tentang ini.
1. Padanya yg berinisial FS
Aku kaget saat dia bertanya padaku “Kenapa kamu ga kuliah?” Aku tidak menyangka kalau dia akan bertanya soal itu, aku bingung aku gugup dan aku kaget jadi akhirnya aku asal jawab *hehe* aku ingat kawabanku waktu itu *ngacobanget*
Aku bukan ingin jadi koki, aku juga tidak tertarik masuk jurusan itu, yang ada di otakku saat itu tiba2 saja tentang temanku yang ambil jurusan masak ya jadilah aku ngaco. Aku juga bilang “Males”, sebenernya alasan malaspun aku pakai kesemua temanku bukan ke dia ajah karna cari aman biar ga ditanya lagi. Hee
2. Seseorang berinisial A
Kali ini kebohongan gue simple karna gue juga cari aman *Hehe* tapi jawaban gue bukan males ya dan gue saat itu udah mulai terbuka dan niatan ga mau bohong dan asal jawab lagi. Emang dia nanya apa?
Dia nanya “kenapa gue pengen kuliah jurusan psikologi?” Maklum yang nanya anak psikologi jadi jelas dia nanya itukan?
Alasan yg benerkan udah gue tulis di atas nah jawaban gue ke dia ga seperti yg di atas karna kita baru bgt kenal saat itu dan kalau gue jujur itu terlihat anehkan?
Gue bilang ajah kalau menurut gue psikologi itu menantang dan gue pengen jadi psikolog 😀
Jawaban gue yang satu ini ga bohong2 amatkan. Hehe

Sekarang?
Gue ga memikirkan tentang dunia psikologi lagi (ya walau kadang keinget)
Aku sekarang cuma fokus ke mama dan kerjaanku yang sekarang.
Cita-cita? Realistis ajah.

JALANI SAJA YANG SUDAH ADA^^
image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s